“Bitch please..”

^ begitu kira” tagline nya yang beredar di grup saya inih πŸ˜‚
Begitu berhamburan meme masalah ini.

Ya intinya ya gaes, sebenernya si poke ini upgrade-an dari ingress, pengembang nya sama, sama” niantic lab. Namin lebih berkarakter. Dan pokestop nya si poke ini berawal dari ingress yang disebut portal, nyari pole nya kalo ingress disebut farming, dan beberapa dasaran teknik ingress lainnya juga ya jadi based on buat si poke. Kalo buat seru ya kalo saya milih sih ingress, lebih guyup gitu rasanya. Kenal semua agent, buat teknik deffend, dan banyk hal lainnya, karna ada comm yang bisa mendunia jg jadi ga jarang agent dari satu dunia berkumpul dan ngeriung bareng. udah sih gitu aja.

πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
Tapi Games ini kontroversial sekali ya..
Ibarat kakak dan adek, kakaknya (ingress) terlupakan, adeknya (poke) yang disayang” dan diperhatikan.

Aghh kaliyan lucuk sekali bikin aku gemez..
Hihihi..
Intinya..
#AiyoDolan
#VivaLaResistance
#SalamDaopsNusantara
#JayaTerusAgentPengembara

πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
*pasti ini panjang deh, share ke blog deh sekalian*

BTW, YANG PENGEN NGINGGRES BOLEH LOH JAPRI SAYA KASIH GMAIL KALIAN, BIAR SAYA RECRUIT TRUS KITA MAIN BARENG.. Sambil farming poke πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
*tep usaha*

View on Path

Poto akur pertahunnya..
Alhamdullilah masih dikasih kumpul bersama, insyallah masih bisa sampai tahun-tahun berikutnya..

Sehat-sehat terus semuanyaaa, mohon lindungi kami semua, mohon diberikan umur panjang hingga waktu mendatang ya Allah ya Rabb.. 😘😘😘
Aku sayang kalian.. Yang akur yaaa.. Crew keluarga kesayangan..

πŸ™ŒπŸ˜˜πŸ™‡πŸ»πŸ€—πŸ€—

Saya sekeluarga mohon maap lahir batin jika ada kelhilafan, salah kata/perbuatan..
Selamat lebarannn…

*May this Eid brings numerous moments of ever-lasting happiness and cheerful family gatherings*

Minal aidin wal faidzin
😘😘😘

#ceritalebaran
#iedmubarak1427 H – with Kenzie and Gusti at Jalan Harpa 2 Kelapa Gading

View on Path

Pada zaman dulu, kemarin itu..

Zaman dulu kemarin kapan itu adalah suatu dimensi dimana saya pernah bertemu dengan seseorang yang benar-benar merubah pandangan saya terhadap orang lain.
Diketahui Y adalah seseorang yang pernah saya pacari waktu zaman dulu kemarin kapan itu, seseorang yang kalo dilihat tidak neko-neko, ga telalu banyak beraktifitas di luar dan terlihat hanya melakukan kewajiban. Rumah kerja kantor kuliah rumah. Begjtu saja. Namun pada suatu ketika di dimensi itu, ternyata dialah yang paling bangsat kehidupan uteknya itu. Seperti seseorang yang memakan “najis dubur nya sendiri” si Y ini menuduh saya berselingkuh, padahal ternyata kenyataannya dia yang berselingkuh dan bermesraan dengan mahluk lainnya (maap saya ga bisa bilang dia ini iblis atau perempuan yang berkedok menutup aurat tapi punyak hobi lain) berjalan sekitar 9bulan dan sudah hampir waktunya melahirkan, dan ternyata benar si buah hatinya jatuh diketahui oleh saya. Dan kemudian dia membuat sebuah drama colosal (karna terlalu klasik ber-statment). Dengan tambahan isak tangis sedikit deramah, Si Y meneteskan air mata palsu (entah obat tetes apa namanya saya tak tahu) meminta saya melanjutkan misi cita-citanya yang belakangan saya ketahui memang itu menjadi hobinya. Membuat orang menjadi sebuah cadangan semata.

Hahahaha..

(Ya kalo ada yang lain, elo bhay!)
Dan sayangnya pada zaman dulu kemarin kapan itu saya masih terlalu baik (bahkan sampai sekarangpun sih). Perlakuan tidak mengenakan diterima oleh saya, sebagai pacar tiri (pacar sih tapi cuma dianggap kalo lagi ada maunya aja) ehehehe..

Sosok Y adalah sosok yang selalu mengumbar kalo selingkuh begini begitu itu akan begini begitu. Karna kebetulan komplotan saya adalah rata” lelaki boedjangan tapi masih tau tata krama bergaul dengan wanita yang sudah dianggap teman sehabitatnya, merekapun santai bak di pantai. No flirting, no keloning, no kissing apalagi pitting. Seperti yang saya bilang, santai. 
Pergi berdua pun terjadi untuk mengarungi tanah indonesia dalam ketidak sengajaan tapi karna unsur tujuan yang sama, dan si sosok Y ini seperti membuat pertahanan diti dengan berbagai argumen. Saya yang mengecil dan terlihat terpasung akhirnya keluar kandang dengan bermodalkan doa dan kepercayaan saya pada orang tua dan illahi, saya berpetualang.

Saya yang pada zaman itu kala dimana saya masih berbangga diri dengan label “sold, not available” memang harus menngerem untuk sebuah tikungan tajam bernama perselingkuhan. Alon-alon kelakon nyelamati diri untuk ga jatuh ke hati yang lain. 3bulan sudah, saya merasa hati saya masih aman. Badan saya yang berpetualang, tidak perlu saya risau tentang hati saya pikir saya akan ada tempat bernama rumah untuk saya bersender di kala kesal dan sesal untuk mericas energi. Tapi ternyata diujung sebrang sanah, ada juga yang sedang berpetualang. Rumah yang diimpikan ternyata tidak tahan hanya dengan seekor hama, ternyata bolong yang mengecil kini bertambah di tempat yang lain dan semakin besar.

Seketika itu juga saya fikir sosok si antengini sibuk dengan kerjaan dang menjaga hatinya dengan baik seperti saya. Tapi ternyata saya salah, dia menggunakan cara yang lebih selow ternyata. Dia diam melaksanakan kewajibannya sambil berpetualang mengihinggapi hati yang lainnya. Hahahaha

Grecep sekali memang. Etunggu tapi kali ini ada yang berbeda dari caranya ia berselingkuh, kali ini ia telah melewati tahap pacaran dan ternyata sudah hidup bersama bersama (manusia kerukupan bahan penutup aurat itu, iapun telah seatap bersama entah sudah berlabel atau belum) Lalu, lalu.. Saya? Halah saya mah dah biasa.. Bilang ga ada apa” ga mgapa”in tauknya heboh mah dah sering liat di tipi merah. Hahaha ya kriteria utama buat jadi teroris jg begitu kan(?) πŸ˜‚

Pulang dari saya pertualang tanpa jeda kemarin membuat saya berfikir, ternyata bukan alam yang liar tapi manusialah yang terlalu beringas dan serakah. Untuk sebuah status masih penjajakanpun manusia mampu untuk mematikan membunuh perasaan seseorang yang menjaganya seperti anaknya sendiri tak perduli berapa lama ia telah mengenalnya dan mengetahui apa ketraumaannya. Sadis memang!

Merapi tak pernah ingkar janji

​​

“MERAPI TAK PERNAH INGKAR JANJI”

(Merapi never break a promise)

– they said
I don’t know exactly what’s that mean..

On my opinion, maybe, as long as you can keep your promise for care with your nature, enviroment, care each other with human, animal. That volcano can be sleep more longer without feel threatened or disturbed.

Yeah, whatever it is. Just bring back your trash if you hikking, play at beach or where ever you are.

Anyway thank you for “Belantara Adventure” esp. Mas Sidiq our tour leader and also our driver.
You are such great person. You gave us bonus trip. Bonus tracking for played water splash with the jeep.

Pssst. Yeah i know don’t tell your boss.

Hahaha..

But don’t worry i dont know your boss neither.

Ohya by the way guys, if you need their contact feel free to ask me πŸ˜‰

Fyi, For rent the jeep 300-500k, Rupiah. For trail motorcycle 150-300k, sorry if i’m wrong.

For the trip you can see the museum mini of merapi. After that, next destination downhill of merapi. You can take a pict with the mountain for the background. 

Not far and still one area, you can see and go inside for the bunker. Bunker? What was that? Ya just bunker, like a room (?) in the bassement while evacuating casualties. With 2 room, i thought 1 room for kitchen, and 1 small room for the toilet. Seriouslly i can’t imagination if they have a lot of surviver.

Ohya, you don’t need to take a rush. The TL absolutely know who much narcisme you are. Haha..

Oke, next destination “big rock from the lava they called batu alien or (alien’s rock)” but we are not really interested just 1-2 cekrek’ photo. Then the last destination (if you pay include splash water).


The spot..

With 1 or 2 round.

Tips : Becareful with your gadget. And maybe your clothes either. Maybe you can get wet, if you have a jeep like us, absolutely wet you get, esp, if you seat beside the driver. πŸ˜…πŸ˜…

Alright. Maybe that’s just a simple tips simple review with alien languange. Yeah y u know i dont’t know why i wrote with english.

Hihihi..

And hay the last but not the least for another cihuy trips, i want to say Very very special thanks to Reka Novia bcs of you i’ve a great weekend also layah.. Thanks for being my guest, my partner and ‘kidnapped’ me. Notice just 1day before you said you wanna go to yogyakarta. And choose me for being your tour guide.

And also @kalacakra for everything. You are so perfect brother that i ever had.. 😘😘


For everyone, one more time just behave in where ever you are

β˜ΊοΈπŸ™πŸ»πŸ™‡πŸ»

High season di Jogja #1

Jogja,Apa yang kamu cari saat berada di kota ini?

Semua ada.

Wiskul?

Tempat wisata gunung? Pantai? Sekedar perkebunan? Atau taman buat poto-poto?

Ada. Banyak.

Kebetulan saya ke jogja sebenernya seperti pulang kampung.

Tapi kali ini tujuannya seperti mengenang masa silam waktu kecil di saat baru tau ada apa di jogja.

Karna trip kesekian kalinya ini saya beneran muterin tempat wisata, dan membawa teman dari batam yang belum pernah sekalipun ke jogja.

Start.

Karna rencana keberangkatan adalah masa-masa dimana orang-orang akan heboh dengan puasa pertama, maka jakartapun bisa dikata macet hampir total di sana-sini.

Jemput teman dari batam, di bandara soeta. Ternyata perjalanan dari sini saja sudah cukup melelahkan.

Beruntung saya ambil kereta jam 9 malam, jadi masih keburu, dan itu pun dengan bermodalkan ojek online. Buat ke stasiun gambir. Transit sementara buat taruh macil di rumah dulu yang sebelumnya jadi modal transport penjemputan.

Dari rumah pesak ojek online, karna teman yang dari batam pun belum pernah jalan-jalan naik ojek online ini, sumringah lah dia. Heboh sendiri. Hahaha..

Sudah sampai di gambir ceritanya, dengan pemesanan tiket jam 21.15 kereta eksekutif menuju jogja. Jujur saya naik eksekutif itu paling cuma ke surabaya ke malang. Atau sebaliknya yang cuma 40ribu. Sementara eksekutif dr jakarta ke jogja terakhir saat sekolah mungkin ya.

Ya buat saya dengan harga kereta eksekutif saya bisa dapat seat penerbangan yang jauh lebih cepat dan ga menyita waktu. 350ribu kira-kira.

Tapi karna high season harga penerbangan pun melejit, maka saya pilih untuk kereta saja. Dan terbiasa untuk kelas bisnis kok ya sekalinya naik eksekutif saya norak ya? πŸ˜‚

Padahal yang semestinya norak kan teman saya yang dari batam, pikir saya.

Oke next,

Sampai di jogja ternyata kelas eksekutif jauh lebih tidak ontime 1/2 jam.

Kita sampai jam 5.10 yang semestinya di tiket kira-kira jam 5 kurang.

Sesampainya di jogja sudah di jemput kerabat saya, yang juga sebagai gaet buat kita kuterin jogja nantinya. Berbekal mobil carteran pitstop pertama ke raminten.

Ramiten itu apa? Raminten itu sebuah tempat makan, angkringan kelas menengah yang dibuka 24 jam.

Raminten sendiri adalah nama si empunya. Seorang wanita jawa keturunan keraton.

Dan mempunyai usaha dibanyak tempat ga cuma raminten.

Ibu Raminten ini biasa setiap jumat dia keliling jalan-jalan pagi dengan kuda putih kesayangannya. Buat yang ga tau di belakang cafe nya ini ada kandang kuda loh.

Yang menarik dari raminten itu selain 24 jam tapi banyak barang-barang antik yang berbau kekeratonan di sinih.

Bukan makanan saya kurang pas di lidah, paling cemal-cemilnya saja sih yang pas.


Oke next setelah raminten kita bertiga menuju Borobudur.
Etunggu ini semakin panjang tampaknya..

Kita pindah ke next chapter dengan laman’ yang baru ya..

Stay tune gaes 😘

Sedikit mistis persembahan dari gmaps

Perjalanan panjang nan menegangkan dengan gmaps.Why?

Trust me don’t trust 100% gmaps.

Hahaha..

Setiap perjalanan saya menggunakan gmaps saat berpergian travelling kemarin itu selalu saja ‘disesat’kan. Bukan berati ga bener. Cuma jalan pintas yang diambil gmaps itu sungguh mengerikan.
Dari dikasih jalanan hutan di saat malam hari saat saya dan temen siap menuju kawah ijen, sampai ke pantai ujung utara cianjur.

Semua trackkingnya mengerikan.

Mungkin tujuannya jalan tercepat kali ya, tapi that’s the worst choice.

Pertama. Kawah ijen.

Karna mengejar waktu saya pake gmaps, dimaksudkan untuk mempercepat ke tempat tujuan tapi ternyata pilihan yang salah.

Saya disuruh masuk ke jalanan desa yang mentoknya disasarin ke hutan, olrait sekali lagi HUTAN. Dengan bebatuan segede gaban. Saya masuk hutan di jam 2 pagi dengan kawan naik scooter.

Yang jalananya jelas tidak diperuntukan untuk pengguna jalan biasa. Kurang lebih 200meter saya jalan jelas hawa sudah ga enak. Saya bilang ke teman saya, mas yanto (namanya si pemilik scooter dan si kimcil si scooter tangguh tahun 89 mesin ori ituh). Saya bilang untuk putar balik saja karna di gmaps jalan menuju ijen masih 40menit lagi dan dengan jalanan yang WAW itu. Baru putar balik lampu kimcil tiba-tiba mati. ‘Ndredeg’ lah jantung saya. Ga berani liat kanan-kiri pegangan kencang, cuma liat punggung mas yanto yang berusaha setengah mati membuat kimcil tetap menyala sambil dzikir ga ada hentinya. Hahaha sungguh sangat amat dramatis memang. Terasa tidak jauh saat kita masuk jalanan hutan itu. Dan putat balik menuju jalanan desa yang normal ternyata sudah subuh.

GAES, 200meter kurang kita lalui dengan 3.5jam aja gitu. Kerasa banget kaya masuk ke dunia lain ga sik? Yang terasa cepat tapi ternyata di alam nyatanya sudah terasa lama. Turun-turun, energi melemah, lanjut recharge energi ke mesjid buat subuhan.

Sehatian itu saya pusing lemes warbiyasak. Bahkan demam badan saya. Hebat ya efek nya.

Ohya fyi, sebelum perjalanan si kimcil sudah diperiksa dan lampunya baik-baik saja.

Dan saat turun keluar dari hutan lampu kimcil kembali menyala. Fix bikin jiper. Padahal perjalanan sebelum masuk hutan ke daerah desanya aja udah cukup serem.

Hahaha..

Kedua, dari cianjur menuju pantai cianjur.

Jalanan yang dilalui adalah jalanan shuram. Naik gunung turun. Terasa seperti di lagunya ninja hatori ‘mendaki gunung lewati lembah sungai mengalir indah ke samudra’ (oke kalo kamu baca ini sambil nyanyi berati kamu tua! πŸ˜‚)

Saat perjalanan memang bingung mau kemana karna ya chemud kalo pergi ga pernah ada tujuan, let it flow kemana aja juga dijabanin. Tadinya mau kemana jadinya malah kemana. Pertama mangribh-an di warung di gunung papandayan, niatnya ke curug. Tauk ya ke gunung eh mentoknya ke pantai. WARBIYASAK.

Hahahaha..

Jalanan menuju pantai pake city car kesayangan (sebut saja macil) diprediksi gmaps sekitar 6jam sendiri.

Saya sama sepupu kebetulan. Setelah dari penginapan kita check out. Cuss kabur ke sana kemari.

Dalam perjalanan ternyata yang baru diketahui pas pulang itu jalanannya bisa lewat yang cukup ramai. Cuma ternyata lagi-lagi gmaps membuatnya menjadi berkelok-kelok. Ga aneh. Yang aneh adalah saya masih percaya sama gmaps dan tetep ngikutin kemana dia direct saya. (Entah siapa yang oon di kasus inih)

Jalananya memang melalui perbukitan yang sisi kanan kiri jurang dan sempit. Baik pulang maupun perginya. Karna saya tektok jadi ya kerasa lah capenya. Untungnya macil matic, ga kebayang kalo bawa mobil bertansisi mesin manual.

Tapi sungguh jalanannya curam dan sangat amat gelap nan pekat tanpa ada lampu jalan di kedua sisinya. Ya masuknya mungkin hutan perbukitan kali ya. Sampai masuk-masuk desa terpencil pula.

Hal yang serem? Ada, ada video penampakan waktu saya lagi record video pake gopro saya, dan sodara saya dengan gadget miliknya.

Yeps, berikut cerita ‘mistic’ yang dipertemukan oleh gmaps untuk menambah keseruan perjalanan saya.

So, kalian masih percaya gmaps?

Hihihi..

Saran saya kalau perjalanan malam lebih baik jangan pake gmaps, prefer pake waze aja. Atau kalo mau pake gmaps liat petanya dulu. Beruntung kalo ada temannya kalo ga ada? 

Sukur-sukur jugak kalo cuma setan yang kamu liat. Kalo begal? 

Akhir kata saya ucapkan.

Enjoy your trip, selalu berhati-hati dan teliti keamanan sebelum berkendara.

(Berasa kapolda banget ga sik)

πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Ending yang epic.

Cianjur..

Yihaaa..

Ada apa di sanah?

Engga bukan ada cici-cici tapi ada aa sama teteh-teteh..

Meh jayus..

Well, udah beberapa bulan belum jugak ngereview..
Mari kita review tentang cianjur versi chemud.

Mulih ka desa (yang artinya dalam bahasa indonesia = pulang ke desa)

Penginapan yang lebih mirip cottage ini suasananya luarbiyasa seperti berada beneran pulang ke desa..

Dengan harga yang cukup murah dibanding penginapan lainnya di cianjur yang berbintang itu, MKD ini bisa dibilang lumayan banget yang membedakan itu mungiin beberapa fasilitasnya.

Kamar standartnya di MKD ini bisa dipake buat 4-5 orang mungkin ya..

Di kamarnya sendiri ada teras yang masing-masing ada kolam ikan kecil, ada pulak kentongan. Dikasih tikar pulak di dalam kamar. Mungkin memang buat nongkrong asik ngariung di depan, teras kamar kali ya maksudnya.

Saat itu memang bukan liburan panjang jadi cukup sepi saya cuss ke sinih. Berbekal dari gmaps buat dapet tempatnya.

Kalo diperhatikan MKD ini sebenernya cocok buat family gathering atau buat gathering dari kantor/komunitas. Karna ada beberapa permainan ala desa kaya jalan di atas bambu dan bawah nya adalah kubangan.

Ada pulak tempat bermain anak seperti ajut-ajutan, ayunan atau prosotan.

Pelayananya memuaskan juga kok buat saya. Datang malam lalu kemudian disuguhi jamu manih seperti rasa temulawak jahe anget dan pisang serta singkong goreng.

Kamar mandinya aga menjorok ke bawah. Lucuk lah.. Atap kamarnya seperti jerami susun gitu. Tapi sayangnya airnya karna mungkin air tanah kali ya jadi aga coklat kuning gitu. Dan karna seperti dibkebun jadi ya banyak semut.

Buat poto-potopun seru dan banyak view yang asik..Sebelah utara nya terlihat gunung papandayan. Karna ya cianjur ga jauh dari gunung satu inih.

Yang seru kalo malam, dan cerah. Coba untuk liat ke atas langit. Banyak bintang bertebaran. Sayangnya aga susah buat liat dari teras kamar karna ketutupan pohon-pohon tinggi.

Ga usah takut karna deket sama gunung terus kamu ga mandi karna alasan air nya dingin. Mereka punyak air panas kok, kecuali kalo kamu memang sahih males ya. Jangan males mandi ndak bau nanti. (Pffft) padahal ya saya males mandi orangnya πŸ˜‚

Pokmen overall okelah di MKD ini buat nenangin diri dan pingin jauh dari kebisingan kota.
Ohya kalo malam laper kamu bisa pergi keluar, di sana ada nasi goreng kaki lima bertebaran. Kalo mau nasi padang ya ada kok, cukup enak di lidah saya jugak. Tepatnya di jalanan saat mau ke MKD. Aga jauh memang jadi pake kendaraan ya, ndak kenapa-kenapa nanti karna udah malam.

Price : ⭐️⭐️⭐️⭐️

Service : ⭐️⭐️⭐️⭐️

Fasilitas : ⭐️⭐️⭐️⭐️

(Layaknya hotel berbintang hanya tidak ada kolam renangnya)

Location : ⭐️⭐️⭐️

 kalo ga apal jalan mending pake gmaps ya. Sebenernya ada patokannya dekat dengan taman bunga apa gitu saya lupa.

Kalo mau pergi cari tempat wisata disarankan aga pagi ya jalannya, karna dari satu ke satu tempat wisata cukup jauh. Apalagi klo mau ke curug. Karna cianjur banyak curug-curug cantinya. Kalo mau ke pemandian air panas derajat pass pun bisa. 20menit (dgn mobil) ke pemandiannya. Bisa poto” dari atas kalo ga berkabut.